Jumat, 04 September 2026

Menko Pangan Zulkifli Hasan: KDKMP Jamin Kedaulatan Pangan Desa, Hapus Kebocoran Bantuan & Kesenjangan Wilayah


 

BANDAR LAMPUNG(Utusan Andalas) — Ketahanan pangan nasional akan kokoh jika desa tidak hanya menjadi sumber bahan baku, melainkan menguasai seluruh rantai pasok dan layanan dasar. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan hal ini sebagai misi utama kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Seminar Nasional yang digelar di Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

 

Menurut Menko Zulkifli, tantangan terbesar selama ini bukan hanya produksi, melainkan tata kelola yang belum berkeadilan. KDKMP hadir untuk merombak total sistem tersebut menjadi lebih terintegrasi dan berpihak pada warga akar rumput.

 

“Kita bangun ekosistem pangan dan pelayanan yang utuh di desa. Tidak lagi desa hanya mengirim hasil bumi lalu kekurangan fasilitas. Lewat koperasi ini, kita lengkapi dengan fasilitas kesehatan klinik dan posyandu, fasilitas logistik seperti pabrik es, hingga sarana pemeriksaan ekonomi seperti SPBU. Desa mampu berdiri tegak secara mandiri,” ujarnya.

 

Lebih mendasar lagi, Zulkifli menyoroti reformasi besar dalam penyaluran bantuan yang kerap menjadi sorotan publik. Koperasi ini menjadi benteng agar tidak ada lagi kebocoran atau perlindungan alokasi.

 

“Dulu realitanya 70 persen bantuan sering tidak sampai ke tujuan atau justru dinikmati pihak yang tidak dapat menerimanya. Kini sistem berubah total: 70 persen lebih bantuan berjalan tepat sasaran ke warga yang membutuhkan, tidak tersentuh oleh pejabat, dan seluruh dana tetap berputar serta berkembang di desa itu sendiri,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, pengelolaan yang transparan ini menjamin nilai ekonomi hasil bumi tidak lagi hilang mengalir ke kota, melainkan diolah dan dinikmati manfaatnya langsung di tempat.

 

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik langkah ini. Ia menegaskan perlunya memutus rantai ketimpangan ekonomi: “70 persen perputaran uang desa mengalir ke kota, hanya 30 persen yang bertahan, padahal sebagian besar penduduk tinggal di desa.” Melalui program Desaku Maju, Pemprov Lampung mengintegrasikan hilirisasi komoditas utama seperti singkong, padi, dan jagung bersama KDKMP. Pencapaian Lampung kini tercatat peringkat ke-4 nasional dan terdepan di luar Jawa dalam kemajuan pembentukan koperasi ini.

 

Sementara itu, Menteri Desa Yandri Susanto memastikan dukungan infrastruktur di seluruh penjuru negeri: lebih dari 35.000 unit gudang dan gerai disiapkan untuk operasional penuh. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa, serta menghubungkan KDKMP dengan jaringan Desa Ekspor, Desa Wisata, hingga penguatan BUMDes dan UMKM.

 

“Kita kawal bersama. Kekuatan desa adalah kunci utama mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan keadilan ekonomi yang nyata dari tingkat paling bawah,” pungkas Yandri.(Red)

Share:

0 comments:

ADVETORIAL

ADVETORIAL


Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive


Pengikut



Cari Blog Ini