
Bandar Lampung (Utusan Andalas)— Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan meminta Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Lampung tidak hanya berfokus pada pencatatan dan pelaporan realisasi fisik serta keuangan, tetapi juga memperkuat analisis dan pengawalan pelaksanaan program pembangunan hingga memberikan manfaat kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Lampung Haris Kadarusman beserta jajaran di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (2/9/2026).
Sekdaprov Marindo mengatakan Biro Adbang memiliki peran penting dalam mengawal tata kelola pembangunan di Provinsi Lampung. Fungsi tersebut harus dikembangkan dari sekadar mencatat realisasi menjadi pengawalan program hingga membawa manfaat bagi masyarakat.
"Biro Adbang bukan hanya mencatat dan melaporkan progres realisasi fisik, tetapi memastikan dan mengawal pembangunan sampai selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Marindo.
Ia meminta Biro Adbang berkoordinasi dengan Bappeda, Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), serta organisasi perangkat daerah (OPD) dan satuan kerja terkait untuk memastikan program-program pemerintah mencapai target hingga terealisasi di lapangan.
Selain itu, Marindo mendorong Biro Adbang menjadi pusat informasi bagi jajaran eksekutif, khususnya terkait perkembangan program prioritas Gubernur Lampung.
Menurutnya, pimpinan membutuhkan laporan yang tidak hanya memuat angka realisasi, tetapi juga memberikan gambaran mengenai capaian program di setiap lokasi serta analisis terhadap pelaksanaannya.
Marindo juga menyoroti pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Terpadu Administrasi Pembangunan (Si Tapis) yang sebelumnya telah digunakan Biro Adbang untuk memantau progres pembangunan.
Ia meminta aplikasi tersebut terus dioptimalkan sebagai alat bantu pemantauan yang dapat menyajikan perkembangan realisasi fisik dan keuangan secara lebih mudah bagi pimpinan.
"Si Tapis itu alat bantu. Namun, cara berpikir digital tetap manusia yang bekerja. Si Tapis yang sudah ada ini tinggal dikembangkan dengan menambahkan analisis-analisis," jelasnya.
Marindo juga meminta jajaran fungsional Biro Adbang mengalokasikan waktu untuk melakukan analisis terhadap progres dan capaian pembangunan. Hasil analisis tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Biro Adbang untuk diteruskan kepada Sekretaris Daerah dan Gubernur Lampung.
Selain penguatan fungsi analisis, Marindo meminta Biro Adbang turut mengawal program strategis dan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya khususnya program DesaKu Maju.
Program tersebut, jelasnya, diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi desa melalui pertanian, hilirisasi hasil produksi, peningkatan kompetensi masyarakat.
Menurut Marindo, pengembangan tersebut harus dikawal secara menyeluruh agar program pembangunan tidak berhenti pada angka realisasi, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Alung)







0 comments:
Posting Komentar